Sejarah Singkat

Pendirian perguruan tinggi di Pekalongan adalah sebagai wujud kepedulian para pendiri yang diprakarsai Bapak Ali Said, S.H. Jaksa Agung Republik Indonesia, selaku alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri I (SMPN I) Pekalongan sebagai Monumen Hidup, dengan maksud membantu pemerintah dalam bidang pendidikan, sosial dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pekalongan yaitu diawali pendirian yayasan yang diberi nama Yayasan Samapta Makarya Pembangunan Tanah Air yang disingkat Yayasan Samapta ber-Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjoyo, S.H. tanggal 15 Februari 1980 nomor 21.Dengan susunan pengurus yang terdiri atas Penasehat Bapak Ali Said, S.H. dan Ketua Badan Pendiri Bapak Ismail Rahardjo, S.H. Untuk merealisasikan tujuan yayasan, maka didirikan Perguruan Tinggi di Pekalongan dengan nama Sekolah Tinggi Ekonomi.

Pada tanggal 20 Maret 1980 atas dasar keputusan rapat Badan Penasehat dengan Badan Pendiri, maka nama Yayasan Samapta Makarya Pembangunan Tanah Air diubah menjadi Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma disingkat Yayasan Samarthya. Perubahan tersebut dituangkan dalam Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H. tanggal 17 April 1980 nomor 24.

Sesuai dengan perkembangan, pada tanggal 5 September 1982 STEKAL ditingkatkan menjadi Universitas yang diberi nama Universitas Pekalongan (Unikal) dan dituangkan dalam Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H. tanggal 13 September 1982 nomor 16.

Sejarah Singkat Program Studi Diploma III Farmasi

Program studi diploma III farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan berada di bawah naungan yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma di singkat Samarthya, yang berpengalaman dalam bidang pendidikan tinggi selama seperempat abad. Sejak 5 September 1982 dan telah meluluskan Sarjana Strata Satu (S.1) dan Ahli Madya (D-III) yang telah bekerja di berbagai instansi dan dunia usaha di Indonesia.

Pada tahun 2009 Universitas Pekalongan memperoleh ijinn dari Depdiknas Dirjen dikti tentang ijin penyelenggaraan program No.1267/D/T/2009 tentang penyelengaraan Program Studi (Prodi) D-III Farmasi di Universitas Pekalongan. Sejak saat itu Prodi D-III Farmasi menyelengarakan TRI DHARMA Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Peneitian serta Pengabdian kepada masyarakat.

Prodi DIII Farmasi Universitas Pekalongan merupakan lembaga pendidikan tinggi jenjang Diploma III yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga teknis kefarmasian tingkat ahli madya yang menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggungjawab serta profesional. Lulusan Prodi DIII Farmasi Universitas Pekalongan mampu memberikan pelayanan prima di bidang farmasi komunitas, farmasi industri, distribusi sediaan dan perbekalan farmasi serta obat tradisional, mengaplikasikan teknologi komputer di bidang farmasi, serta dapat berkomunikasi secara efektif