Akademik

Sistem Pelaksanaan Pendidikan

Sistem pendidikan yang dianut adalah sistem Kredit. Sistem kredit adalah suatu system penyelenggaraan pendidikan dengan beban study mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit. Setiap tahun akademik dibagi menjadi dua semester. Permulaan dan berakhirnya setiap semester diatur oleh Prodi dengan mengacu pada kalender akademik universitas. Satu semester setara dengan 14 – 16 minggu kerja.

Program studi Diploma Farmasi adalah 116 SKS (Satuan Kredit Semester) yang terdiri dari 112 SKS wajib dan 4 SKS mata kuliah pilihan dalam waktu 6 semester. Satuan kredit semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan bagi suatu program tertentu, serta besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi dan khususnya bagi tenaga pengajar.

Mata Kuliah Prasyarat

Mata Kuliah Prasyarat adalah mata kuliah yang menjadi persyaratan bagi suatu pengambilan mata kuliah tertentu. Apabila suatu mata kuliah mempunyai mata kuliah prasyarat, maka pengambilan mata kuliah tersebut hanya diperbolehkan apabila yang bersangkutan telah menempuh kuliah yang disyaratkan dan lulus.

Dosen Wali

 Mahasiswa di dalam studinya dibimbing seorang dosen wali yang ditunjuk oleh ketua program studi, kemudian dimintakan SK ke Dekan.

Tugas pokok dosen wali adalah :

  • Memberikan pengarahan kepada mahasiswa dalam penyusunan rencana studinya.
  • Mengikuti perkembangan studi mahasiswa yang dibimbingnya.
  • Membantu mahasiswa menggali dan mengembangkan potensinya
  • Memberikan motivasi mahasiswa tentang pemahaman akademik dan lainnya.
  • Membantu mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan akademik sehingga dapat menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan

 

Pengisian Kartu Rencana Studi

 Mahasiswa diwajibkan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) yang telah disediakan sesuai dengan waktu pengisian yang telah ditentukan, KRS yang telah diisi sesuai ketentuan dan telah ditandatangani Dosen Wali diserahkan ke Bagian Akademik (BAAKSI), Dosen Wali, program studi dan arsip mahasiswa.

 

Ujian

Ujian Semester yang diselenggarakan terdiri atas satu kali ujian akhir semester dan satu kali ujian sisipan. Ujian tersebut diatur dan dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik program studi. Ujian akhir semester dan ujian sisipan mata kuliah Praktikum dilaksanakan oleh penanggung jawab praktikum.

Untuk menempuh Ujian mata kuliah yang ditempuh, mahasiswa harus memenuhi persyaratan telah mengikuti mata kuliah sekurang-kurangnya 75% kuliah jumlah yang diberikan. Untuk menempuh ujian Praktikum mahasiswa harus memenuhi syarat telah mengikuti aacara praktikum yang jumlahnya telah ditentukan oleh penanggung jawab praktikum.

Pada akhir Program mahasiswa wajib mengikuti Ujian Akhir Program yang diselenggarakan oleh Pusat Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes) Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

 

Sistem Penilaian dan Evaluasi Hasil Studi

Nilai dinyatakan dalam huruf dengan ketentuan sebagai berikut :

  • A =       4              Sangat Baik
  • B+ =       3,5           Baik
  • B =       3,0           Baik
  • C+ =       2,5           Cukup
  • C =       2,0           Cukup
  • D+ =       1,5           Kurang
  • D =       1              Kurang
  • E =       0              Jelek

 

Mahasiswa dinyatakan lulus suatu mata kuliah apabila untuk mata kuliah tersebut mendapatkan nilai sekurang-kurangnya C.

Pada tiap akhir semester akan ditentukan Indeks Prestasi (IP) yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan beban studi semester berikutnya, apabila ada perbaikan mata kuliah.

 

IP Semester Sebelumnya Jumlah SKS semester berikutnya
 

> = 3,00

2,50 – 2,99

2,00 – 2,49

1,50 – 1,99

< 1,50

 

 

22 – 24

18 – 22

Sesuai paket

 

Evaluasi Hasil Studi Akhir Program

Evaluasi Hasil Studi Akhir Program pendidikan dipergunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah mahasiswa telah menyelesaikan program pendidikan yang ditentukan.

Mahasiswa dinyatakaan telah menyelesaikan atau lulus Program Studi DIII Farmasi Universitas Pekalongan jika telah memenuhi syarat sebagai berikut :

  • Telah mengambil beban pendidikan yang telah ditentukan
  • Mencapai IP Kumulatif minimal 2,00
  • Tidak ada nilai E
  • Jumlah SKS dengan nilai D tidak lebih dari 25% jumlah SKS total yang ditentukan
  • Lulus Ujian Komprehensif
  • Lulus Ujian Akhir Program

 

Predikat kelulusan ditentukan berdasarkan IP Kumulatif yang diperoleh dengan ketentuan sebagai berikut :

 

IP Kumulatif (IPK) Predikat Kelulusan
 

2,00 – 2,75

 

2,76 – 3,50

 

3,51 – 4,00

 

 

Memuaskan

 

Sangat Memuaskan

 

Cum Laude (Dengan Pujian)

 

Pengulangan Kegiatan Pendidikan

Apabila mahasiswa belum mencapai Indeks Prestasi (IP) yang dipersyaratkan atau belum lulus suatu mata kuliah, maka mahasiswa dapat menempuh kembali mata kuliah yang pernah diambil. Bagi kegiatan pendidikan yang diulang, maka IP dapat diperhitungkan dengan menggunakan nilai terbaik yang diperoleh.

 

 Batas Waktu Studi

Program studi D III Farmasi Universitas Pekalongan harus diselesaikan oleh mahasiswa dalam waktu 6 semester dan paling lama 10 semester aktif. Jika pada akhir batas waktu ternyata mahasiswa tidak mampu memenuhi persyaratan kelulusan, maka mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan gagal (DO).

 

 Cuti Studi

Setiap mahasiswa yang berhalangan mengikuti kegiatan akademik, wajib mengajukan ijin cuti studi kepada ketua program studi. Pada masa cuti, mahasiswa tetap dibebani biaya operasional studi tanpa biaya SKS.

Mahasiswa yang tidak membayar kegiatan akademik tanpa ijin studi tetap dikenakan kewajiban membayar biaya operasional dan SKS.

Selama masa studi semester 1 mahasiswa belum diijinkan untuk mengajukan ijin cuti. Setelah masa studi semester 1, mahasiswa baru diijinkan untuk mengajukan ijin cuti. Permohonan ijin cuti studi harus diketahui/disyahkan oleh dosen wali. Mahasiswa yang akan aktif kembali dari cuti harus mengajukan permohonan kepada ketua program studi disertai ijin cuti.

 

Leave a Comment