elevated-view-pills-blue-background_23-2147867081

Lomba Cerdas Cermat Farmasi tingkat Eks-Karesidenan Pekalongan

Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Lomba Cerdas Cermat Farmasi 2018 yang diikuti oleh pelajar SMK Farmasi se eks- Karesidenan Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Gedung C lantai 3 Universitas Pekalongan. Sebenarnya ada 25 SMK Farmasi yang ada di eks-karesidenan Pekalongan namun, panitia penyelenggara membatasi sebanyak 20 kuota saja untuk peserta lomba tersebut. Namun, hanya berjumlah 14 sekolah saja yang mengikuti lomba cerdas cermat ini. Lomba ini ada 3 tahap yang harus diikuti oleh peserta yaitu, pertama babak tertulis, kedua babak rebutan, ketiga babak tertulis dan rebutan. Kegiatan ini mengambil tema “Menggali Potensi Kefarmasian dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Indonesia.”

“Kami mengambil tema tesebut supaya masyarakat terutama pelajar SMK Farmasi bisa mengembangkan potensinya dalam ilmu kefarmasiannya baik teori maupun praktik sehingga lebih diintegritaskan lagi.” Ujar Amanda Kusuma, ketua pelaksana kegiatan.

Suasana didalam auditorium nampak ramai ditambah peserta dan pendukungnya yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kemudian didapatlah juara I,II dan III dari lomba tersebut. Juara I diperoleh SMK Muhammadiyah Lebaksiu Pekalongan dengan guru pembimbing Bapak Mubarok. Juara II SMK Bardan Wasalam dan Juara III SMK Media Pekalongan.

“Persiapan yang kami lakukan terutama menjaga kekompakan tim terlebih dahulu dengan proses yang agak sengit. Di sekolah kita melakukan seleksi ketat berupa pembuatan soal pilihan ganda dan essay oleh guru pembimbing dan siswa diminta mengerjakan soal tersebut. Setelah mendapat siswa dengan nilai yang tinggi kita bersama-sama dengan guru produktif untuk membimbing agar menjadi juara.” Ujar Mubarok, guru produktif SMK Muhammadiyah Lebaksiu Pekalongan.

Perasaan yang dirasakan oleh para juara sangat bermacam-macam sebab mampu membuktikan bahwa mereka bisa dalam mengikuti lomba tersebut dan membawa pulang piala untuk sekolah. Acara ini berlangsung dengan lancar walaupun ada sedikit kendala yakni kekurangan panitia pelaksana karena banyak mahasiswa yang sudah semester atas sedang melakukan praktik kerja lapangan. Patut acungkan jempol bagi para panitia yang sudah melaksanakan kegiatan lomba tersebut.

Sumber : http://lpmsuakaunikal.blogspot.com/2018/08/fakultas-farmasi-unikalselenggarakan.html

elevated-view-pills-blue-background_23-2147867081

Program Pengenalan Perguruan Tinggi Fakultas Farmasi Unikal

Mahasiswa farmasi dalam menjalankan perannya sebagai generasi masa depan selalu siap mengemban tugas dalam bermasyarakat, berkumpul dalam wadah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan HIMFA (Himpunan Mahasiswa Farmasi), dalam melaksanakan kegiatan kemahasiswaan dengan cara Pengenalan program perguruan tinggi bagi generasi mahasiswa farmasi berikutnya dengan cara melaksanakan Program Pengenalan Perguruan Tinggi (Properti) bagi Mahasiswa Baru Universitas Pekalongan, berbagai lomba dan kegiatan penunjang lainnya.

elevated-view-pills-blue-background_23-2147867081

Pelatihan Kewirausahaan dengan Tema Herbapreneurship Bersama Pusat Saintifikasi dan Pelayanan Jamu (PSPJ) Kota Pekalongan

Program Studi DIII Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan dengan tema Herbapreneurship bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Unit Pusat Saintifikasi dan PelayananJamu (PSPJ). Pelatihan yang berlangsung selama satuhari pada tanggal 15 April 2019 di UPT Laboratorium lantai 3 Universitas Pekalongan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, Dr. Ir. Benny Diah Madusari, M.Pi. dan diikuti 60 peserta dari mahasiswa farmasi semester 6 dan 2 peserta dari organisasi Be Craft.

Pekalongan memiliki potensi besar dalam pengembangan obat herbal. Pelatihan ini bertujuan agar mahasiswa sebagai calon lulusan tidak hanya berorientas ikerja pada sarana pelayanan kefarmasian saja, misalnya Instalasi Farmasi RS, Apotek, Puskesmas dan TokoObat, tetapi lebih luas membuka lapangan kerja di dunia usaha obat herbal. Tujuan pelatihan ini juga selaras dengan salah satu visi Program Studi DIII Farmasi dan Universitas Pekalongan yaitu menghasilkan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) yang mandiri.

elevated-view-pills-blue-background_23-2147867081

Program Studi D3 Farmasi Bekerjasama dengan RSUD Tugurejo Gelar Pelatihan Teknik Aseptik Dispensing dan Penanganan Sediaan Sitostatika

Program Studi DIII Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan kembali bekerjasama dengan RSUD Tugurejo Semarang untuk menyelenggarakan Pelatihan Teknik Aseptik Dispensing dan Penanganan Sitostatika. Pelatihan yang berlangsung selama satu hari pada tanggal 24 April 2019 di aula lantai 4 RSUD Tugurejo tersebut dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo, Dr.Yuswanti,MH.SC., dan diikuti 60 peserta dari Program Studi DIII Farmasi.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali peserta sebagai calon alumni agar mempunyai pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan bidang tugas dan kompetensinya, khususnya melakukan pencampuran dengan teknik aseptik dan pencampuran obat sitostatika. Selainitu, diharapkan agar peserta akan bertambah wawasan, pengetahuan / kompetensi dan ketrampilannya serta percaya diri untuk melakukan pencampuran obat steril dengan benar dan aman bagi pasien, dirinya dan lingkungan, sehingga berdampak pada meningkatnya mutu calon lulusan Program Studi DIII Farmas iFakultas Farmasi Universitas Pekalongan.

Pencampuran aseptik dan pencampuran obat sitostatika di RumahSakit merupakan salah satu kegiatan dalam penyiapan obat untuk siap diberikan kepada pasien. Dispensing obat ini merupakan salah satu kegiatan pelayanan farmasi klinik dalam Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit. Hal ini menuntut pelayanan farmasi di rumah sakit harus dilakukan dengan penuh tanggungjawab oleh tenaga farmasi yang sesuai dengan kompetensinya. Seperti diketahui bahwa kegiatan pelayanan kefarmasian di rumah sakit mengacu pada StandarPelayanan Farmasi Rumah Sakit seperti yang tertulis dalam Peraturan Menteri Kesehatan No 72, tahun 2016, menyangkut dua kegiatan besar di Instalasi Farmasi Rumah Sakit, yaitu pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai serta pelayanan farmasi klinik.

Bertitiktolak dari kegiatan pelayanan kefarmasian di RumahSakit tersebut, maka RSUP Dr. Sardjito menggela rPelatihan Dispensing Obat Teknik Aseptik dan Penanganan Obat Sitostatika bagi tenaga Farmasi. Adapun harapan setelah mengikuti pelatihan ini, peserta pelatihan menjadi mampu dan percaya diri (kompeten) untuk melakukan pelayanan yang berhubungan dengan kegiatan dispensing obat denganteknik aseptik dan penanganan obat sitostatika dengan aman.

elevated-view-pills-blue-background_23-2147867081

Sejarah Singkat

Sejarah Universitas Pekalongan (UNIKAL)

Pendirian perguruan tinggi di Pekalongan adalah sebagai wujud kepedulian para pendiri yang diprakarsai Bapak Ali Said, S.H. Jaksa Agung Republik Indonesia, selaku alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri I (SMPN I) Pekalongan sebagai Monumen Hidup, dengan maksud membantu pemerintah dalam bidang pendidikan, sosial dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pekalongan yaitu diawali pendirian yayasan yang diberi nama Yayasan Samapta Makarya Pembangunan Tanah Air yang disingkat Yayasan Samapta ber-Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjoyo, S.H. tanggal 15 Februari 1980 nomor 21.Dengan susunan pengurus yang terdiri atas Penasehat Bapak Ali Said, S.H. dan Ketua Badan Pendiri Bapak Ismail Rahardjo, S.H. Untuk merealisasikan tujuan yayasan, maka didirikan Perguruan Tinggi di Pekalongan dengan nama Sekolah Tinggi Ekonomi.

Pada tanggal 20 Maret 1980 atas dasar keputusan rapat Badan Penasehat dengan Badan Pendiri, maka nama Yayasan Samapta Makarya Pembangunan Tanah Air diubah menjadi Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma disingkat Yayasan Samarthya. Perubahan tersebut dituangkan dalam Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H. tanggal 17 April 1980 nomor 24.

Sesuai dengan perkembangan, pada tanggal 5 September 1982 STEKAL ditingkatkan menjadi Universitas yang diberi nama Universitas Pekalongan (Unikal) dan dituangkan dalam Akta Notaris R. Soerojo Wongsowidjojo, S.H. tanggal 13 September 1982 nomor 16.

Program Studi Diploma III Farmasi

Program studi diploma III farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan berada di bawah naungan yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma di singkat Samarthya, yang berpengalaman dalam bidang pendidikan tinggi selama seperempat abad. Sejak 5 September 1982 dan telah meluluskan Sarjana Strata Satu (S.1) dan Ahli Madya (D-III) yang telah bekerja di berbagai instansi dan dunia usaha di Indonesia.

Pada tahun 2009 Universitas Pekalongan memperoleh ijinn dari Depdiknas Dirjen Dikti tentang ijin penyelenggaraan program No.1267/D/T/2009 tentang penyelengaraan Program Studi (Prodi) D-III Farmasi di Universitas Pekalongan. Sejak saat itu Prodi D-III Farmasi menyelengarakan TRI DHARMA Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian serta Pengabdian kepada masyarakat.

Prodi DIII Farmasi Universitas Pekalongan merupakan lembaga pendidikan tinggi jenjang Diploma III yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga teknis kefarmasian tingkat ahli madya yang menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral, agama, etika dan tanggungjawab serta profesional. Lulusan Prodi DIII Farmasi Universitas Pekalongan mampu memberikan pelayanan prima di bidang farmasi komunitas, farmasi industri, distribusi sediaan dan perbekalan farmasi serta obat tradisional, mengaplikasikan teknologi komputer di bidang farmasi, serta dapat berkomunikasi secara efektif.

Fakultas Farmasi

Fakultas Farmasi Univeristas Pekalongan (FF Unikal) disahkan dengan Surat Keputusan Rektor Universitas Pekalongan No. 65/KEP/A.48.02/X/2017. pada tanggal 5 Oktober 2017. Dekan Fakultas Farmasi Unikal pertama ditetapkan dengan SK Rektor No. 190/KEP/D.15.01/X/2017.Sebagai dekan terpilih Drs. Jamaludi Al J. Ef., M. Farm., Apt., dibantu oleh wakil dekan dan jajaran struktural yang ada di FF Unikal, akan berjuang dan bekerja keras untuk menjawab dan memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap kompetensi lulusan tenaga kefarmasian. Tantangan institusi pendidikan menghadapi era industri 4.0 disadari membutuhkan kerja cerdas dan kerja keras untuk dapat menjawab tantangan tersebut.

Pembukaan FF UNIKAL dimaksudkan untuk menyelenggarakan Program Studi Farmasi jenjang Diploma Tiga (D3) dan Strata Satu (S1) yang sediakala diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK). Program Studi D3 Farmasi memperoleh ijin operasional dari Depdiknas Dirjen dikti tentang ijin penyelenggaraan program No.1267/D/T/2009 tentang penyelengaraan Program Studi (Prodi) D-III Farmasi di Universitas Pekalongan dan telah terakreditasi B LAM-PTKes dengan No. SK 0465/LAM-PTKes/Akr/Dip/VII/2017. Prodi S1 Farmasi mendapatkan ijin opersional dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. 28822/A4/HK/2016.

Saat ini keilmuan bidang farmasi semakin berkembang, jumlah peminat untuk mengikuti pendidikan farmasi juga semakin meningkat. Fakta ini adalah bentuk dari kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sebagai ilmu, sekaligus sebagai area kerja strategis untuk peningkatan derajat kesehatan mayarakat. Menjadi logis bila perkembangan ini diikuti dengan terjadinya pertambahan jumlah institusi pendidikan di bidang kesehatan, salah satunya adalah farmasi diberbagai daerah di Indonesia. Namun pertambahan jumlah belum disertai dengan penataan kualitas yang terstandar, diperlukan adanya komitmen bersama dalam melakukan continous improvement melalui benchmarking maupun penguatan kapasitas internal program studi untuk membenahi dan meningkatkan mutu dan kualitas lulusannya.

Kementrian Pendidikan Nasional sebagai pembina dan penata pendidikan di Indonesia serta Kementerian Kesehatan dan stakeholder lain sangat berkepentingan untuk bersinergi dalam menyusun standarisasi pendidikan farmasi, baik standarisasi input, proses maupun standarisasi output. Untuk itu, Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan senantiasa berupaya untuk melakukan upaya-upaya peningkatan baik melalui pembentukan dan penguatan kelembagaan, pengembangan peluang dan kerjasama, maupun penjaminan mutu dan peningkatan berdasarkan hasil masukan dari asesor internal daneksternal.

Dalam melaksanaankan kegiatan Tridharma Fakalutas Farmasi yang mengedepankan aspek pengelolaan proses penciptaan ilmu dan pengetahuan khususnya di bidang farmasi, ketrampilan dan kompetensi dasar sebagai tenaga kefarmasian yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat .